Kamis, 15 November 2018 - 06:53:26 WIB

Sumaryoto Tegaskan, 2029 Unindra Capai Excellent Teaching University

Penulis : Redaksi
Kategori: DIDAKTIKA - Dibaca: 951 kali


Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Prof. Dr. H. Sumaryoto kembali menegaskan Unindra siap menjadi "Excellent Teaching University" pada 2029 mendatang.

"Karena itu semua program jangka panjang, menengah, kuta arahkan untuk mencapai status tersebut", kata Sumaryoto saat Wisuda Ke-66 Unindra, Semester Genap 2017-2018, di TMII, Jakarta, Rabu (14/11).

"Istimewanya, kerjasama internasional, dan yang sekarang sedang digencarkan yakni meningkatkan kualitas dan kualifikasi dosen mulai dari kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi untuk program S3 bagi para dosen, juga sedang diproses untuk meningkatkan jabatan akademik dosen", sambung Sumaryoto.

Karena harus diakui, lanjut Sumaryoto, sebagai universitas yang baru 14 tahun, masih banyak dosen-dosen yunior yang masih berpendidikan S2, maupun yang jabatan akademiknya masih asisten ahli. "Karena itu ini akan menjadi program prioritas dan terus menerus diupayakan untuk mencapai status excelent teaching university", imbuhnya.

Selain itu, untuk mencapai proses pendidikan berkualitas, Unindra juga terus meningkatkan sarana prasarana yang dimiliki. Meski sudah memiliki 7 unit gedung, Unindra masih akan membangun 2 unit lagi gedung berlantai 6.

"Ini suatu bukti bahwa Unindra tidak berhenti dalam memberikan yang terbaik", tandas Sumaryoto.

Eisuda ke-66 Unindra yang dihadiri oleh LL Dikti, YPLP PGRI Pusat, YPLP PGRI DKI Jakarta ini diikuti sebanyak 1.125 calon wisudawan, yang terdiri dari 100 calon wisudawan program S2 dan 1.025 calon wisudawan program S1. Sehingga total diwisuda pada periode semester genap 2017-2018 berjumlah 6.125. Dengan demikian, di usia 14 tahun ini, alumni Unindra sudah mencapai lebih dari 64 ribu alumni.

Kepada wisudawan Sumaryoto berpesan untuk terus memupuk rasa bersyukur atas nikmat yang diterima. Wisuda jelasnya, juga merupakan nikmat yang harus disyukuri.

"Saudara akan kembali kepada madyarakat luas. Unindra sudah membekali dengan pendidikan kewirausahaan dan agama sebanyak 2 semester. Secara teoritiknya sudah cukup. Namun satu lagi yang yang harus ditumbuhkan terus, rasa bersyukur. Insyaallah dengan rasa bersyukur ini, maka nikmat-nikmat betikutnya Tuhan akan memberikannya. Kalau kita lalai dengan nikmat ini kita menjadi kufur. Walaupun ini kelihatan sepele namun sangat mempengaruhi di kehidupan dimasa datang", pungkas Sumaryoto.

Dikesempatan yang sama, kepada para calon wisudawan, Kepala LL Dikti yang diwakilkan oleh Bagian Sumber Daya Perguruan Tinggi LL Dikti, Sudadi Sip MSi, juga berpesan, wisuda bukan akhir perjuangan, namun awal kehidupan baru untuk berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat.

"Indonesia menanti uluran tangan dan pikiran saudara semua. Pengetahuan, keterampilan dan kompetensi lainnya harus segera diamalkan untuk berkarya. Dan bersiaplah menghadapi tantangan dan profesi-profesi baru yang bermunculan. Pelajari dan modifikasi, agar menjadi pemenangnya.", ujarnya.

Sementara Ketua YPLP PGRI Pusat
Ana Suhaenah Suparno mengingatkan, sejak dilantik, maka para wisudawan sudah diberi kepercayaan untuk berkarya dengan mutu yang lebih baik dari sebelumnya.

"Tugas saudara menjadi berbeda, karena tantangannya juga berbeda. Unindra saya yakin tidak hanya menjawab tantangan dengan berorientasi pada jumlah semata, namun juga kualitas, bukan hanya akademik tapi juga karakter sarjana yang sujana. Karena itu saya percaya wisudawan Unindra siap mengantisipasi tugas, tantangan berat yang akan dihadapi", tegasnya. (bp)