Selasa, 14 Agustus 2018 - 23:13:53 WIB

Kasad Beri Penghargaan Dua Babinsa Berprestasi

Penulis : Redaksi
Kategori: LIPUTAN EKSLUSIF - Dibaca: 554 kali


Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) memberikan penghargaan kepada dua Babinsa berprestasi yang pengabdiannya melebihi panggilan tugas. Pemberian penghargaan ini dilakukan di Ruang Tamu Kasad, Mabesad, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Kedua prajurit TNI AD tersebut adalah Kopda Jeanuri Hidayat yang bertugas sebagai Babinsa Koramil Selayar dan Kopda Syamsul Hadi Irawan yang bertugas di Koramil Bengkayang. Kopda Jaenuri Hidayat memperoleh penghargaan dari Kasad atas aksi heroiknya menyelamatkan seorang bayi korban kapal tenggelam di Kepulauan Selayar beberapa waktu lalu. Sedangkan Kopda Syamsul Hadi Irawan memberikan pertolongan kepada seorang ibu yang melahirkan di atas mobil dinas Koramil Bengkayang.

Atas dedikasi dan pengabdian tugas tanpa batas yang diberikan kedua Babinsa tersebut, atas nama pimpinan TNI, Kasad memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada keduanya.

Kasad Jenderal TNI Mulyono mengatakan, dedikasi kedua Babinsa tersebut merupakan panggilan tugas yang patut ditauladai oleh prajurit TNI yang lainnya terutama menyangkut kepedulian kepada kesulitan masyarakat.

“Kepedulian keduanya terhadap kesulitan masyarakat di sekitarnya begitu besar. Mengapa saya memberikan penghargaan kepada mereka, karena keduanya telah mengabdikan dirinya melebihi panggilan tugas tanpa memikirkan keselamatan jiwanya dan balas jasa”, ujar Kasad.

Bentuk penghargaan yang diberikan oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada keduanya masing-masing berupa satu unit sepeda motor.

Dandim 1415/Kepulauan Selayar Letkol Arm Yuwono maupun Dandim 1202/Singkawang Letkol Inf Abdul Rahman turut berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh pimpinan TNI melalui Kepala Staf Angkatan Darat terhadap anggotanya yang telah berdedikasi dalam tugasnya.

"Saya selaku Komandan Kodim sangat berterimakasih kepada Kasad yang mengapresiasi kepada anak buah saya.
Penghargaan dari pimpinanan ini lebih dari segalanya. Saya yakin anak buah saya tidak pernah berpikir untuk dipuji", kata Yuwono dan Abdul Rahman. (bs)