Senin, 13 Agustus 2018 - 10:06:02 WIB

Jangan Jadi Momok, Sumaryoto : Guru Matematika Sejak SD Seharusnya Spesialis

Penulis : Redaksi
Kategori: DIDAKTIKA - Dibaca: 384 kali


Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Prof. Dr. H. Sumaryoto mengingatkan, matematika memiliki keterkaitan erat dalam segala bidang, termasuk dengan pengembangan dan kemandirian kewirausahaan. Karena itu tidak sepatutnya pendidikan matematika menjadi hal yang menakutkan (momok) bagi siswa, terutama Sekolah Dasar (SD).

"Kenapa Matematika bagi pelajar SD menjadi beban ? Karena sudah salah urus sejak awal mulai SD,. Semestinya yang mengajar itu spesialis ahli matematika bukan guru umum", kata Sumaryoto disela-sela Diskusi Nasional Pendidikan Matematika "Peran Matematika Dalam Pengembangan Kewirausahaan", yang digelar oleh Unindra di Aula Gedung PGRI Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (11/8).

"Nah, sudah salah urus dari awal, kalau di SMP kan sudah guru spesialis ahli matematika", lanjut Sumaryoto.

Hadir sebagai nara sumber dalam Diskusi Nasional Pendidikan Matematika "Peran Matematika Dalam Pengembangan Kewirausahaan" yakni Prof. Budi Waluyo (Unnes) dan Dr. Lambok Simamora (Unindra), dengan Keynote Speaker Rektor Unindra Prof H Sumaryoto.

Sumaryoto mengaku sudah mengusulkan ini kepada pemerintah, namun belum mendapat respon. "Belum ada sampai sekarang tindak lanjut usulan ke pemerintah itu. Jadi saya tidak tahu. (Ini) malah sibuk dengan masalah kurikulum, padahal ini masalah mendasar", tandasnya.

Sementara keterkaitan matematika dengan program pengembangan dan kemandirian kewiusahaan, menurut Sumaryoto, matematika melatih kemampuan otak seseorang untuk berfikir dan mengambil keputusan dengan cepat.

"Matematika itu punya peran besar, tadi sudah saya katakan matematika bisa melatih seseorang untuk mengambil keputusan yang cepat, terutama dalam bidang bisnis. Disisi lain matematika juga menuntut sebuah perusahaan untuk beraktifitas secara efisien", pungkas Sumaryoto. (bud)