Jumat, 10 Agustus 2018 - 06:00:19 WIB

Pangdam IM Tinjau Labakjatrat Yonarmed 17/Komposit

Penulis : Redaksi
Kategori: TNI / POLRI - Dibaca: 161 kali


Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH meninjau latihan menembak senjata berat (labakjatrat) Meriam 105 Howitzer prajurit Batalyon Artileri Medan (Armed) 17 Komposit/ Rencong Cakti tempat steling di Desa Papeun, Kec. Muara Tiga Kab. Pidie, Kamis (9/8/2018).

Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut oleh Wadanyon Armed Kapten Arm Bayu Wira Pratama, jajaran Danrai Staf, dan Prajurit Yonarmed 17/Komposit di Makoyon Armed 17, dilanjutkan rombongan menuju ke daerah steling labakjatrat tepatnya di Desa Papeun.

Diketahui Labakjatrat ini dibuka langsung oleh Pangdam IM, kemudian usai membuka Pangdam menembakkan satu butir peluru asap ke sasaran, disusul penembakkan kehormatan dari pejabat Kodam IM diantaranya, Kasdam IM Brigjen TNI A. Daniel Chardin, Irdam IM, LO AL, LO AU, para Asisten dan Kabalak Kodam IM.

Selain itu, penembakkan kehormatan tersebut juga diikuti Wakapolda Aceh, Walinanggroe, Kapolres Pidie, Bupati Pidie Abusyik dan Komandan Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh.

Pangdam mengatakan, latihan menembak senjata berat yang dilaksanakan ini sebagai bentuk puncak latihan mengakhiri Uji Kesiapan Tempur Baterai yang sudah ditetapkan dalam siklus Program Latihan Standarisasi (Proglatsi) Batalyon Armed 17 Komposit/ Rencong Cakti.

“Latihan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan Tim Pelaksana Tembakan (Kelompok Peninjau, Kelompok Pibak dan Pok Satbak) serta didukung oleh prosedur komunikasi, Kurmed dan pengamanan dalam melaksanakan latihan menembak senjata berat,” ujar Jenderal Bintang Dua ini.

Menurut Pangdam, latihan ini penting bagi prajurit (Yonarmed 17 Komposit) dalam rangka meningkatkan kemampuan guna menumbuhkan rasa percaya diri dan keyakinan diri serta sikap berani pantang menyerah dari seorang prajurit Armed dengan memegang teguh motto Armed “Bijak, Cepat, dan Teliti.

“Prajurit Armed itu membutuhkan keterampilan yang bagus. Keterampilan yang bagus itu didapat dari latihan,” ungkapnya.