Rabu, 08 Agustus 2018 - 13:40:06 WIB

The Palace Hadirkan KEKASEH Generasi Kedua

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 247 kali


Sukses dengan koleksi cincin pernikahan Kekaseh yang diluncurkan pada 2015 silam, The Palace kembali berkolaborasi dengan desainer Indonesia ternama Anne Avantie, dan memperkenalkan koleksi cincin pernikahan Kekaseh generasi kedua, dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kini, kami bekerja sama kembali dengan Anne Avantie untuk menghadirkan Koleksi Kekaseh yang kedua. Pada koleksi ini, semua desain cantik yang penuh arti kami hadirkan kembali dengan harga yang lebih terjangkau. Harapannya, semakin banyak pasangan dapat memilih cincin kawin dengan makna dan doa yang istimewa ini", kata General Manager The Palace, Jelita Setifa kepada redaksi, Rabu (8/7).

Anne Avantie menjelaskan, Desain pada koleksi Kekaseh memiliki siluet sederhana namun kaya dengan filosofi dan doa yang tulus agar sepasang kekasih akan selalu saling setia. Arti sebenarnya dari nama koleksi "Kekaseh" adalah suatu pengharapan agar selama pernikahan berlangsung, tiap pasangan selalu ingat untuk mencintai dengan putih dan tulus.

"Bagi saya nilai kesetiaan dan kasih yang tulus menjadi akar dari setiap desain. Kini saya harap doa ketulusan saya ini semakin banyak menyertai pasangan di Indonesia", ungkap Anne.

Sebagai desainer kebaya ternama, Anne Avantie menggabungkan garis tradisonal dengan padanan modern yang secara harmonis menciptakan koleksi yang anggun dan menawan. Ciri khas desain ini pun kental terpancar pada koleksi perhiasan cincin pernikahan Kekaseh. Koleksi cincin kawin Kekaseh diciptakan dengan detail dan indah, baik dari motif ukiran dan pilihan paduan warna seperti emas putih, emas kuning dan emas merah muda yang dihiasi batuan berharga. Ciri khas tradisional batik khas Jawa terukir pada 6 cincin kawin menghias indah dan terbuat dari bahan emas dan berlian dengan standar kualitas internasional.

6 motif batik khas Jawa yang terukir manis pada koleksi Kekaseh adalah :

· Wahyu Tumurun : Menyiratkan harapan mendapat wahyu dari Sang Pencipta, biasanya motif batik ini dipakai pada malam sebelum seorang perempuan menjadi pengantin.
· Sido Mukti : Memiliki makna harapan agar kehidupan seseorang di kemudian hari akan penuh dengan kemapanan.
· Motif Truntum : Motif yang biasa digunakan oleh orangtua mempelai ini memiliki makna cinta yang bertumpuk-tumpuk untuk pasangan dan anak-anak mereka yang menjadi pengantin.
· Parang Kusumo : Motif yang biasa dipakai sebagai kain saat tukar cincin. Itu sebabnya disebut kusumo, yang artinya bunga yang mekar sehingga pemakainya diharapkan terlihat indah.
· Sekar Jagad: Memiliki makna harapan dan doa agar pemakainya menjadi orang sukses, bermanfaat bagi lingkungannya dan bisa membawa kebahagiaan bagi keluarganya.
· Sido Asih: Memiliki harapan agar manusia mengembangkan rasa saling menyayangi dan mengasihi antar sesama.
(bs)