Selasa, 31 Juli 2018 - 14:06:49 WIB

Partai Rakyat Sandingkan Jokowi dengan Sam Aliano di Pilpres 2019

Penulis : Redaksi
Kategori: POLITIK DAN HUKUM - Dibaca: 266 kali


Masa pendaftaran Capres-Cawapres Pilpres 2019 segera dibuka pada 4 Agustus hingga 10 Agustus 2018. Koalisi partai pun mengerucut pada dua sosok Capres yakni, Joko Widodo atau Prabowo Subianto.

Namun posisi Wapres masih terbuka lebar. Peluang ini disambut baik oleh Partai Rakyat pimpinan Ketua Umum I Ketut Tenang yang mendapuk Ketua Umum Perhimpunan Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano, untuk mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.

"Sam memiliki kesamaan visi misi dengan Joko Widodo. Karena itu kami mendukung beliau untuk menjadi Cawapres bagi Joko Widodo pada Pilpres mendatang", kata Ketut Tenang disela-sela "Deklarasi Nasional Partai Rakyat Dukung Joko Widodo Presiden 2019-2024, Sam Aliano Wakil Presiden Joko Widodo" di gedung Joeang 45, Jakarta, Selasa (31/7).

Ketut menegaskan, visi misi Sam Aliano yang ingin memerdekakan bangsa Indonesia dari penjara hutang luar negeri, sudah selayaknya disambut dan didukung oleh seluruh lapisan rakyat Indonesia.

"Mari kita sama-sama bagaimana mewujudkan cita-cita besar menuntaskan hutang negara yang mencapai ribuan triliun itu. Karena itu mari kita dukung Sam Aliano agar cita-cita ini terwujud", ujarnya.

Ditempat yang sama Sam Aliano menyambut baik dukungan Partai Rakyat kepada dirinya untuk menjadi Cawapres bagi Joko Widodo.

"Saya bersama Partai Rakyat sepakat Jokowi presiden dan Sam Aliano wapres. Saya siap dampingi Jokowi dan melaksanakan amanah rakyat, yang sama, seenergi, sehati demi bangsa Indonesia", kata Sam.

"Saya berjanji akan terus mendukung upaya pemberantasan korupsi dan meneruskan program ekonomi agar rakyat sejahtera, agar mata uang kita lebih baik. Karena itu menyangkut harga diri bangsa. Saya ingin rupiah menjadi berharga dimata dunia. Saya ingin menghilangkan empat angka dibelakangnya. Bagaimana agar rupiah sama debgan negara lain, 1 US dollar sama dengan 1.4 rupiah. Saya ingin negara lain percaya terhadap rupiah. Jangan biarkan begini terus", pungkas pengusaha muda Sam Aliano. (bud)