Kamis, 15 Maret 2018 - 01:20:06 WIB

Panglima TNI Tegaskan All Out, Dukung Sosialisasi Pancasila hingga Pelosok Negeri

Penulis : Redaksi
Kategori: POLITIK DAN HUKUM - Dibaca: 248 kali


Raja- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan akan mengerahkan segala kemampuan untuk menjaga Pancasila sebagai ideoligi negara. Ketegasan tersebut disampaikan Panglima TNI usai menerima kunjungan Ketua Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif di kantor Panglima TNI, Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (14/3).

Kunjungan Ketua Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif dalam rangka meminta dukungan TNI, baik personil, infrastruktur maupun alutsista, dalam program-program sosialisasi dan pemantapan nilai-nilai Pancasila hingga ke pelosok daerah.

"TNI akan mendukung program kerja yang sudah direncanakan oleh BPIP, karena TNI memiliki infrastruktur yang sangat bsgus sampai ke pelosok tanah air", kata Panglima TNI Hadi Tjahjanto kepada wartawan.

Hadi menuturkan, nantinya program kerja yang akan dilaksanakan BPIP akan dielaborasi dengan kegiatan-kegiatan yang sudah diagendakan TNI.

"TNI memiliki alutsista yang tentunya bisa digunakan. Kita elaborasi dengan kegiatan-kegiatan kita. Kami akan all out untuk mendukung kegiatan ini", tegas Panglima TNI.

Sebelumnya dikesempatan yang sama, Ketua BPIP menjelaskan, BPIP yang merupakan transformasi dari Unit Kerja Presiden, Pembinaan Ideologi Pancasila, merasa perlu untuk memperkuat sinergi dengan TNI dalam rangka pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila ditengah masyarakat.

"Ada titik temu yang sangat penting antara BPIP dengan fungsi TNI. BPIP mensinkronkan dalam rangka mengarusutamakan ideologi negara, sedangkan di TNI ada fungsi bela negara yang salah satu elemennya adalah ketahanan ideologi. Jadi kita berfikir kekuatan-kekuatan itu disinergikan untuk mengarusutamakan Pancasila dimasa depan", papar Yudi.

"BPIP hanya ada di pusat saja tidak punya armada sampai tingkat bawah, karena itu bagaimana ideologi negara bisa sampai ke pedesaan, kita harus bersama dengan TNI, untuk memfungsikan Babinsa untuk usaha-usaha bela ideologi Pancasila di tingkat bawah. Kita akan buat MoU dengan TNI untuk membuat planing of trainers untuk Babinsa untuk bisa mensosialisasikan ideologi Pancasila ke pemuda-pemuda desa, sekolah-sekolah hingga di tepian republik ini", sambung Yudi.

Menurut Yudi, TNI memiliki infrastruktur dan alutsista yang akan sangat mendukung dalam proses sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda, terutama dalam menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme.

"TNI kan punya peralatan tempur, pelatih-pelatih bagus di bidang heroisme, patriotisme yang bisa dikombinasikan dengan kekuatan konten yang disusun oleh BPIP. Jadikan didalam usaha-usaha kita menanamkan ideologi Pancasila itu perlu ada patriotisme, semangat tanggung jawab bersama, kita pikir bisa kita gunakan alutsista TNI misalkan untuk Ekspedisi Kebangsaan atau Jambore Budaya, sebagai proses-proses pertukaran gagasan, pengalaman antar keragaman Indonesia, menumbuhkan cinta tanah air, kebersamaan, patriotisme", jelasnya.

"Mudah-mudahan ini menjadi landasan kita kedepan mensosialisasikan Pancasila secara lebih kreatif, imajinatif, yang membuat orang belajar Pancasila tidak merasa terpaksa, tapi menyenangkan", pungkas Yudi. (bud/pur)