Rabu, 31 Januari 2018 - 03:00:26 WIB

Sidomulyo Selaras Targetkan Pertumbuhan 10 Persen

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 199 kali


Raja- Direktur Keuangan PT Sidomulyo Selaras Tbk. Erwin Hardiyanto membenarkan pihaknya tengah mengikuti tender transporting dari salah satu existing clien nya. Namun demikian ia belum dapat membeberkan berapa nilai tender tersebut.

"Ada peluang dari perusahaan multinasional, joint venture, mereka invite kita untuk transportingnya. Tapi tendernya baru mulai. Mereka finalnya kapan belum tahu juga. Kontraknya biasanya sekitar 5 tahun. Jadi saat ini kontrak baru belum ada. Karena kita baru mau ikut (tender)", kata Erwin usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Sidomulyo Selaras Tbk. di Jakarta, Selasa (30/1).

Erwin menjelaskan, karena belum berjalan, maka peluang tersebut belum dapat dimasukkan dalam proyeksi revenue tahun 2018 ini.

"Tender itu belum masuk dalam proyeksi revenue tahun ini. Karena kan kita blum tahu (menang/kalah), masih baru mulai. Jadi revenue nya targetnya masih sekitar Rp 100-120 miliar. Kalo bisa balik lagi seperti semula kita bisa tumbuh 5-10 persen. Sementara pertumbuhan di industrinya 7-10 persen. Jadi optimisnya 5-10 persen karena minyak kan baru bangun", jelasnya.

Namun demikian Erwin berharap, dengan adanya peluang kontrak baru ini kinerja keuangan Sidomulyo di tahun 2018 dan kedepannya akan lebih cerah dibandingkan kinerja 2017 lalu.

"Kita masih coba ya, karena kondisinya masih begini (susah). Mudah mudahan bisa meningkat. Tahun ini (2017) kan kita negatif, kita harapkan tahun depan bisa positif", ujarnya.

RUPSLB PT Sidomulyo Selaras Tbk. pada Selasa (30/1) siang membahas rencana penambahan modal sebesar 10 persen melalui mekanisme Right Issue

"Right issue nilainya dengan harga minimum Rp 30 miliar, yang akan dipergunakan untuk penambahan armada dan modal kerja. Target kami 24 unit kendaraan baru, jenis prime mover sama truk tangki 10 kilo liter. Cuma nanti aktualnya dibutuhkan, kurang lebih menyesuaikan saja. Diharapkan kedepan bisa naikkan revenue kita", pungkas Erwin. (Bud/Pur)