Minggu, 14 Januari 2018 - 06:39:16 WIB

Dorong Olah Raga Tinju, Divif 1 Kostrad Gelar Kejuaraan Tinju Piala Panglima

Penulis : Redaksi
Kategori: OLAHRAGA - Dibaca: 396 kali


Raja- Divisi Infanteri 1 Kostrad menggelar pertandingan tinju profesional dan amatir memperebutkan piala dan sabuk emas Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Sabtu (13/1), di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Banten.

Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Ainur Rahman mengatakan, latar belakang digelarnya kejuaraan tinju ini karena kurangnya kejuaraan tinju digelar di tanah air. Sehingga secara tidak langsung menyebabkan anomo masyarakat kepada olah raga ini juga berkurang.

"Saya melihat, kejuaraan tinju jarang dilakukan. Saya berfikir bagaimana kita majukan kembali timju nasional", kata Pangdivif 1 Kostrad disela-sela kejuaraan tinju.

Selain itu, lanjut Pangdivif 1 Kostrad, dogelarnya kejuaraan tinju ini juga mengingat olah raga, termasuk tinju, sungguh sangat pptensial menjadi duta bangsa untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

"Iini bangsa yang besar. Olahraga tinju seharuanya bisa mengangkat nama bangsa ini. Atlet bisa menjual bangsanya sehingga lebih harum dikenal internasional", ujarnya

Pangdivif 1 Kostrad berharap, dengan digelarnya kejuaraan tinju yang telah diagendakan berkelanjutan ini, akan tumbuh atlet-atlet muda, termasuk dari kalangan prajurit Kostrad.

"Kita akan digelar berkelanjutan. Karena kita mau cari atlet-atlet tinju muda. Saya yakin bila kita lakukan pembinaan dengan baik, akan menghasilkan atlet berkualitas yang bisa berbicara di kejuaraan-kejuaraan internasional", pungkas Pangdivif 1 Kostrad Mayjen Ainur Rahman.

Kejuaraan Tinju ini terdiri dari dua kelas yaitu amatir terdiri dari kelas Bantam 54 Kg, Kelas Welter ringan 64 Kg, kelas ringan 60 Kg dan kelas Layang 49 Kg, sedangkan untuk kelas profesional yaitu Mandatory Fight 2018 Versi ATI kelas Bantam 53.5 Kg, Kejuaraan Tinju memperebutkan Sabuk Emas Pangdivif 1 Kostrad kelas Welter Yunior 63.5 Kg, Kejuaraan Tinju Profesional Non Title versi ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) pusat kelas Bulu 57,1 Kg dan Kejuaraan Tinju Profesional Non Title versi ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) pusat kelas bantam junior 52.2 kg.

Pertandingan dilaksanakan dalam dua kelas yaitu kelas amatir dan profesional dengan pemain yang bertanding :

a. Pertandingan Kelas Profesional

1. Galih Susanto VS Marthin Luis Lumoly dimenangkan oleh Martin Lumoly
2. Yopi Sialana VS Jefry Batok dimenangkan oleh Yopi Sialana.
3. Muhammad Supandi VS Carlos Obi Suru dimenangkan oleh Carlos Obi
4. Yeret Tildyuir VS Dedy Saputra.

b. Pertandingan Kelas Amatir

1. Caries Balan VS Corontuz Gultom dimenangkan Charles Bayan
2. Martinus Tobing VS Michael Jack Marbun dimenangkan oleh Martinus Tobing
3. Maradu Siregar VS Erick Elong Lasy dimenangkan oleh Maradu Siregar
4. Fahmi VS Abner Amu dimenangkan oleh Fahmi.

(Bud)