Kamis, 11 Januari 2018 - 16:49:19 WIB

Terbukti Gunakan Surat Palsu, Sarah Susanti Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Penulis : Redaksi
Kategori: METROPOLITAN - Dibaca: 327 kali


Raja- Sarah Susanti, terdakwa pemalsu akta nikah dan penggelapan aset, hanya tertunduk lesu saat Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutan dalam sidang lanjutan Pemalsuan Akta Nikah dan Penggelapan Aset milik alm. Kombes Pol. Agus Maulana Kasiman di PN Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Dinyatakan terbukti menggunakan surat nikah palsu sehingga menyebabkan kerugian kepada ahli waris alm. Agus Maulana, Sarah dituntut 1.5 tahun penjara.

"Berdasar keterangan saksi-saksi ahli, terdakwa terbukti melanggar pasal 263 ayat 2. Terbukti dan sah dengan sengaja dan berlanjut memakai surat palsu, yang menyebabkan kerugian kepada ahli waris Agus Maulana Kasiman", kata JPU dalam tuntutannya yang dibacakan Jaksa Wilayah PN Jakarta Selatan.

"Menuntut terdakwa 1 tahun 6 bulan kurungan", lanjut Jaksa.

Menanggapi tuntutan jaksa, penasehat hukum terdakwa, A. Ramzi berkomentar singkat, "Kita akan lakukan pembelaan", imbuhnya.

Sementara penggugat Melpa Tambunan mengaku sangat kecewa dengan tuntutan jaksa tersebut. "Kan sudah terang dan jelas. Seharusnya jaksa menuntut maksimal. Tadi Jaksa hanya menuntut pasal pemalsuan. Penggelapan serharusnya ada. Kan harta itu diakui ada sama dia, meski ditaruh di deposit box, tapi kan kunci ada sama dia, meski dia ngaku diserahkan kepada Maudy (salah satu ahli waris). Tapi penggelapannyakan terbukti. Jadi kalo sudah tuntutan jaksa 1.5 tahun.... saya kira hakim akan lakukan yang terbaiklah. Saya harap, lebih dari tuntutan jaksa", tandas Melpa. (Bud)