Jumat, 29 Desember 2017 - 11:41:28 WIB

Permintaan Tinggi, TIKI Relaunch Layanan JEMPOL

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 274 kali


Raja- Tren pembelian barang secara online di e-commerce meningkat pesat beberapa tahun belakangan ini, dan hal ini berdampak positif bagi usaha logistik, termasuk TIKI. Tingkat pengiriman barang dari transaksi e-commerce terus meningkat. Untuk mendorong pertumbuhan e-commerce, PT Citra Van Titipan Kilat, TIKI, meluncurkan kembali layanan Jemput Online (JEMPOL) pada press conference yang diadakan pada hari ini di Hongkong Cafe, Jakarta Pusat (28/12). Acara ini dihadiri oleh Tomy Sofhian selaku Managing Director TIKI.

Peluncuran kembali layanan Jemput Online (JEMPOL) sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, juga sebagai bentuk strategi bisnis baru menyambut tahun 2018. Layanan ini dibuat lebih user friendly dengan penguatan di armada penjemput TIKI wilayah DKI Jakarta.

TIKI Jemput Online (JEMPOL) adalah layanan penjemputan barang secara gratis ke tempat pelanggan yang akan mengirimkan barang lewat jasa TIKI, tanpa harus mengantarkan barang ke gerai TIKI terdekat. Layanan ini sudah terbukti dapat meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga para pelanggan yang menggunakan JEMPOL, termasuk membantu mereka yang memiliki aktivitas atau usaha e-commerce.

“Layanan TIKI Jemput Online kami luncurkan kembali dengan tujuan untuk lebih memaksimalkan pelayanan ke masyarakat terhadap kebutuhan jasa pengiriman, terutama yang berada di kawasan DKI Jakarta", kata Tomy Sofhian, Managing Director TIKI. “TIKI juga terus berbenah untuk meningkatkan layanan kepada para pelanggan, karena permintaan layanan jemput barang semakin tinggi", lanjutnya.

Tomy menuturkan, saat ini layanan TIKI JEMPOL dan semua layanan TIKI lainnya sudah tersedia di situs TIKI (https://tiki.id) dan aplikasi TIKI (berbasis Android dan iOS). “Pelanggan TIKI kini dapat merasakan pengalaman baru yaitu jauh lebih mudahnya melakukan pengiriman barang hanya dengan meng-klik JEMPOL di aplikasi TIKI yang berada di smartphone-nya", ujarnya.

Sampai bulan November 2017, 6 stations operation TIKI yang tersebar di DKI Jakarta siap melayani JEMPOL. Jaringan TIKI saat ini sudah melayani 98% dari 8.259 kode pos yang ada, 88% dari 514 kabupaten/kota dan 67% dari 82.505 kelurahan/desa. Untuk tahun 2018, direncanakan akan dibuka 200 gerai penjualan lagi di DKI Jakarta. Hal ini berarti bahwa TIKI JEMPOL akan semakin maksimal melakukan layanannya di seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Persaingan akan semakin ketat di tahun 2018 antara perusahaan jasa pengiriman. Kami akan terus menjalankan program kami, tentunya berdasarkan apa yang dibutuhkan masyarakat. Yang pasti, TIKI akan memantapkan diri menjadi jasa pengiriman yang paling aman, mudah dan terjangkau bagi siapapun yang membutuhkan. TIKI sudah menjadi salah satu yang tercepat dan teraman di antara perusahaan jasa pengiriman yang ada saat ini", jelas Tomy Sofhian. (Bud)