Selasa, 05 Desember 2017 - 14:41:08 WIB

Sebut Aksi 212 Kaum Intoleransi, Metro TV Dilaporkan ke KPI

Penulis : Redaksi
Kategori: METROPOLITAN - Dibaca: 270 kali


Raja-- Menyebut peserta aksi reuni 212 di Monas pada Sabtu (2/12) adalah masyarakat intoleran, stasiun tv swasta Metro tv dilaporkan oleh Ketua Pengusaha Indonesia Muda (PIM) Sam Aliano, ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

"Metro TV menyebut aksi 212 dilakukan oleh kaum intoleransi yang merayakan sikap intoleran, diatas korban intoleransi, dimana kami bersama-sama ikut, tidak merasa ada hal-hal yang intoleransi", kata Sam usai melakukan pelaporan di kantor KPI, Jakarta, Selasa (5/11).

Menurut Sam, peserta aksi reuni 212 kemarin tidak hanya umat islam namun juga terdiri dari agama lain maupun beragam ras.

"Kami datang kesana bersama masyarakat lainnya, ada agama berbeda, Kristen dan Budha, ada ras berbeda, bermacam-macam, tapi kami ini diangkat sebagai intoleransi. Saya marah, dan semua yang hadir marah. Maka kami laporkan narasi di Metro TV tersebut ke KPI", jelasnya.

Sam menilai, narasi dalan siaran Metro TV pada Sabtu pukul 7 pagi tersebut berpotensi membohongi publik dengan memberikan pernyataan palsu.

"Metro TV melanggar kode etik jurnalistik, diduga membohongi publik dan memberikan pernyataan palsu", ujarnya.

"Harapan saya, KPI menindaklanjuti (laporan ini) dan memberi sanksi tegas terkait tayangan intoleransi (tersebut)", lanjut Sam.

Sam juga meminta stasiun tv milik Surya Paloh tersebut melakukan klarifikasi terkait kasus ini. "Saya minta Metro TV melakukan klarifikasi. Siapa kaum intoleransi yg disebutnya. Dan siapa korban kejahatan intoleransi itu. Bila tidak bisa tunjukkan maka Metro TV diduga melakukan kebohongan publik", tegas Sam Aliano. (Bud)