Kamis, 23 November 2017 - 02:05:52 WIB

Hari Ini Kepala BKPM Promosi Investasi di Jawa Tengah

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 196 kali


Raja- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong dijadwalkan untuk menjadi pembicara utama dalam kegiatan Central Java Investment Business Forum di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/11). Kunjungan kerja ke Jawa Tengah tersebut dilakukan untuk mendukung promosi daerah dalam menarik investasi baik asing maupun domestik. Kunjungan tersebut dilakukan setelah Kepala BKPM mendampingi Presiden Joko Widodo ke Sarawak, Malaysia.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Himawan Hariyoga mengemukakan bahwa kunjungan yang dilakukan oleh Kepala BKPM merupakan bagian dari upaya BKPM untuk mempromosikan peluang-peluang investasi yang ada di daerah. “Dalam forum CJIBF yang merupakan inisiatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini ada beberapa sektor investasi unggulan yang akan ditawarkan. Di antaranya Pariwisata, berbagai sektor Industri dari garmen, furniture hingga industri logam, kemudian sektor properti serta sektor pertanian dan pertambangan,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (22/11).

Himawan menilai bahwa pihaknya berharap bahwa penyelenggaraan CJIBF tersebut dapat berdampak positif pada realisasi investasi yang masuk pada Provinsi Jawa Tengah selaku tuan rumah. “Kami berkepentingan karena capaian positif Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu kontributor utama dalam capaian realisasi investasi, tentu akan berdampak positif pada capaian nasional,” lanjutnya.

Pada tahun 2017, BKPM menargetkan realisasi investasi Jawa Tengah sebesar Rp 30,4 triliun. Hingga kuartal ketiga saja, capaian realisasi investasi Jawa Tengah telah mencapai Rp 32,9 triliun atau setara dengan 108% dari target yang dicanangkan.

Lebih lanjut Himawan menjelaskan bahwa BKPM akan terus melakukan koordinasi intensif terutama dengan pemerintah daerah yang memiliki semangat untuk secara progresif memperbaiki layanan investasi serta mempromosikan peluang investasi yang ada. “Dalam berbagai kesempatan, selalu kami tekankan perlunya kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk secara targeted melakukan promosi investasi sehingga investasi yang masuk dapat berkualitas serta berdampak signifikan terhadap pembangunan di daerah,” jelasnya.

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan potensi ekonomi yang besar. Pada tahun 2016, Jawa Tengah menduduki peringkat ke-4 dengan PDRB sebesar Rp 849 triliun, terbesar di Indonesia setelah DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Selain Kepala BKPM, Kegiatan CJIBF juga menghadirkan beberapa pembicara dari Kementerian Pariwisata serta Bank Indonesia. Dalam acara tersebut, kurang lebih 300 pengusaha serta investor asing akan diundang untuk diseminasi informasi peluang-peluang investasi yang ditawarkan oleh provinsi Jawa Tengah.