Senin, 20 November 2017 - 16:35:26 WIB

Dukung Penegakan Hukum terhadap Koruptor, Sam Aliano Sambangi KPK

Penulis : Redaksi
Kategori: POLITIK DAN HUKUM - Dibaca: 311 kali


Raja- Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano menegaskan dukungannya terhadap upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penegakan hukum terhadap para koruptor. Penegasan tersebut disampaikan Sam melalui karangan bunga "Semoga KPK Tetap Tegak & Berdiri Seperti Tiang Listrik" yang dikirimkannya ke gedung Merah Putih KPK, Senin (20/11).

"Saya datang kesini memberikan ucapan selamat atas hasil kerja baik, hebat dan berani KPK. Saya juga mengirimkan karangan bunga selamat, supaya KPK tetap tegar, tegak dan berdiri seperti tiang listrik", kata Sam Aliano usai menyampaikan karangan bunga.

"Tidak ada orang besar tidak ada orang kecil, semua sama didepan hukum. Untuk mencerminkan dimata rakyat Indoneaia dan dunia, bahwa penegakan hukum di Indoneaia itu luar biasa baik, semua negara akan lihat, bahwa Indoneaia adalah negara hukum, beedaulat, siapapun tidak boleh mempermainkan hukum. Hukum harus ditaati. Karena itu saya juga support Setya Novanto (Setnov) agar mentaati hukum", sambung Sam.

Menurut Sam, ketegasan KPK dalam penegakn hukum terhadap Srtnov membuktikan bahwa penegakan hukum di Indonesia semakin baik.

"Bukti semakin bagus, semakin mantap, semakin tegak seperti tiang liatrik itu. Bahwa siapapun yang korupsi, yang main-main hukum akan masuk kesini, KPK", imbuhnya.

Satu Miliar untuk whistleblower pengrusak karangan bunga

Ditempat yang sama, Sam Aliano juga menyatakan keprihatinannya terhadap ulah orang misterius yang melakukan pengrusakan terhadap karangan bunga yang dikirimkannya kepada Setnov di RSCM. Sam bahkan sudah berencana melaporkannya ke Bareskrim Polri.

"Tentang pengrusakan karangan bunga yang saya kirimkan ke RSCM, saya sangat menyesalkan hal itu. Saya memang tadinya mau melaporkan ke Bareskeim, tapi saya batalkan. Bukan masalah harganya, tapi harga diri, bahwa bunga itu dirusak, dan itu melanggar hukum. Karena itu saya bisa memberikan hadiah sebesar Rp 1 miliar bagi yang bisa menangkap ataupun memberi informasi siapa orang misterius yang merusak karangan bunga itu", tandasnya. (Bud/Pur)