Rabu, 08 November 2017 - 00:07:40 WIB

Tradisi Mandi Khatulistiwa di amudera Hindia

Penulis : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 146 kali


Komandan KRI Bima Suci Letkol laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Komandan Satuan Latihan Kartika Jala Krida 2017 Letkol Laut (P) Tonny Sundah M.Tr.Han., menggelar kegiatan mandi khatulistiwa untuk pertama kalinya ditengah pelayaran Operasi Satgas KJK tahun 2017 yang telah melewati garis lintang nol derajat, Selasa (07/11) di Samudera Hindia.

Kegiatan diawali dengan penjemputan para pelaut-pelaut muda diantaranya 119 Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut Angkatan Ke-64 dan para Awak Kapal Layar Latih KRI Bima Suci yang belum disucikan oleh para Punggawa yakni anak buah dari Kapten Davy Jones.

Kedatangan Kapten Davy Jones, Dewa Neptunus dan Dewi Amfrite yang muncul dari dasar lautan disambut hangat oleh Komandan KRI Bima Suci dan Komandan Satgas KJK 2017.

Dalam amanatnya Kapten Davy Jones menyampaikan bahwa pada pagi hari datang dari dasar laut Dewa Neptunus dan Dewi Amfrite untuk menyucikan para peserta untuk mandi khatulistiwa.

Pada kegiatan ini para Taruna dan Taruni AAL serta Awak KRI Bima Suci melakasanakan mandi khatulistiwa di geladak tengah KRI Bima suci yang disiram dengan air laut.

Selanjutnya masing-masing nama dari Taruna dan Taruni AAL serta Awak Kapal Layar Latih KRI Bima Suci dipanggil dan diperintah menghadap Dewa Neptunus dan Kapten Davy Jones untuk pelaporan nama, pemberian nama suci, mandi air laut dan para peserta mendapatkan suguhan jamu dari dasar laut sebagai tanda bahwa peserta telah bersih dan suci ketika melewati garis khatulistiwa.

Diakhir kegiatan, Komandan KRI Bima Suci dan Komandan Satgas KJK 2017 memberikan sertifikat dan foto bersama sebagai tanda berakhir kegiatan Tradisi mandi Khatulistiwa.