Senin, 02 Oktober 2017 - 04:43:08 WIB

Unindra, Menuju Excellent Teaching University

Penulis : Redaksi
Kategori: DIDAKTIKA - Dibaca: 252 kali


Raja- Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Prof. Dr. Sumaryoto menegaskan, Unindra mentargetkan akan menjadi "Research University" setelah tahun 2029 nanti. Untuk itu Unindra harus terus berbenah dan meningkatkan mutu proses pembelajaran dan sarana prasarana penunjangnya, guna menyelesaikan setiap tahapan yang harus dilalui.

"Periode kedepan, Unindra ingin menjadi perguruan tinggi Unggulan, Research University", kata Sumaryoto dalam sambutannya saat Wisuda ke 57 Unindra Semester Genap Tahun Akademik 2016-2017, di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indononesia Indah, Jakarta, Sabtu (30/9).

"Namun kita juga harus mawas diri. Kemampuan kita masih sangat terbatas. Jadi sampai 2029, kita ingin jadi perguruan tinggi Exccellent Teaching University, jadi perguruan tinggi yang mengedepankan proses pembelajaran yang unggul, sebelum kita masuk dalam ranah Reseach University", lanjutnya.

Sumaryoto optimis dengan target 2029 tersebut. Menurutnya, meski Unindra baru berumur 13 tahun, namun kampus pencetak guru tersebut menunjukkan telah mampu bersaing dengan perguruan tinggi ternama yang ada di tanah air, baik dalam kualitas pembelajaran, kelengkapan sarana prasarana maupun kepercayaan masyarakat.

"Unindra juga bisa berkiprah secara nasional, alhamdulillah pada 23 September yang lalu di arena Calculus Cup, wakil dari Unindra dapat juara 2. Dan yang lebih membanggakan, juara 1 ditempati ITB, kedua Unindra, ketiga UGM, keempat UI. Ini suatu bukti bahwa walaupun Unindra mungkin dengan dana yang paling terjangkau, tapi dalam proses belajar mengajar kita bisa buktikan bahwa kita juga bisa sejajar dengan perguruan tinggi negri", paparnya.

Dalam kaitan dengan peningkatan mutu dan kualitas belajar mengajar, dan mencapai target 2029, Unindra kini tengah menyelesaikan tahap akhir untuk Akreditasi Institusi. "Unindra juga sedang dalam proses akhir persiapan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi yang memang sudah ditentukan pemerintah selambat-lambatnya Agustus 2019. Namun Unindra berupaya keras, insyaallah selambat-lambatnya Desember 2017 ini kita akan mengupLoad data keperluan Akreditasi Perguruan Tinggi", ujarnya.

Sementara dalam raihan kepercayaan masyarakat, jumlah mahasiswa Unindra yang terus melonjak dari 4.500 an pada tahun 2004, hingga mencapai angka 34 ribu pada tahun 2013, dapat menjadi indicator/ bukti tingginya angka kepercayaan masyarakat pada kampus tersebut.

"Jumlah mahasiswa Unindra lebih dari 34 ribu mahasiswa yang sudah dicapai 2013 lalu. Sampai detik ini Unindra memang melakukan pengendalian jumlah mahasiswa di kisaran 34 - 35 ribu. Ini tentunya sesuai dengan rencana jangka panjang pengembangan perguruan tinggi, baik sarana prasarana, sumber daya manusia, dan standar-standar yang lain. Jadi dalam 10 tahun Unindra mencapai pertumbuhan mahasiswa sangat pesat, dari berdiri 6 September 2004, masih kisaran 4.500 an mahasiswa, pada tahun 2013 kita sudah capai 34 ribu lebih, ini tentunya prestasi sangat menggembirakan", ucap Sumaryoto.

Dalam Wisuda ke-57 ini, Unindra meluluskan sebanyak 1.387 orang, yang terdiri dari 1.227 dari program S1 dan 160 dari program S2. Jumlah total wisudawan Unindra pada semester ini mencapai lebih dari 6 ribu orang.

Kepada para wisudawan Sumaryoto berpesan untuk tidak berpuas diri dan mampu berkiprah positif dalam kehidupan bermasyarakat. "Untuk mempersiapkan para wisudawan Unindra sudah berupaya membantu lulusan dengan bekal kewirausahaan. Jadi jangan sampai kita hanya berserah diri menjadi pegawai, pekerja, tapi juga mestinya bisa menciptakan lapangan kerja. Menjadi lulusan yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan Negara", imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Sekertaris Pelaksana Kopertis Wilayah III, Putut Pujogiri SH. yang hadir dalam Wisuda ke-57 Unindra tersebut mengingatkan, peran perguruan tinggi tidak hanya untuk hasilkan lulusan yang berkompeten tapi juga menghasilkan ilmu pengetahuan baru yang inovatif, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kehidupan yang lebih humanis.

"Dan disaat negara lain berlomba menghasilkan karya inovatif, nagara ini masih berkutat dengan tantangan mendasar, yaitu karakter. Kita masih beriktiar menghasilkan lulusan yang berjiwa Pancasila, yang menghargai keragaman, mencintai tanah air dan membelanya dengan berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945. Disinilah kami menaruh harapan penuh kepada Unindra untuk senantiasa hadir dan memberikan pembelajaran karakter kepada masyarakat", ucapnya.

Putut juga berpesan, agar wisudawan terus mengembangkan ilmu dan kompetensi yang sudah diperoleh di kampus dan mengaplikasikannya bagi kepentingan masyarakat luas. "Di masyarakat juga harus mampu berkolaborasi, menjalin kerjasama, dan terus meningkatkan kreativitas sejauh yang saudara mampu", ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekertaris YPLP PGRI Pusat, Dr. Muhir Subagja MM , "Kembangkan ilmu yang telah diperoleh, dan jadilah alumni yang mampu beradaptasi dengan masyarakat dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat", pesannya. (BUD)