Jumat, 14 Juli 2017 - 01:01:20 WIB

Komit Perangi Narkoba, Yonif 323 Kostrad Lakukan Tes Urine

Penulis : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 230 kali


Raja- Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih bekerjasama dengan BNN Kabupaten Ciamis melaksanakan kegiatan tes urine terhadap 94 personel Batalyon Infanteri Raider 323/13/1 Kostrad di Lapangan Mangkalana Digjayana Yonif Raider 323/BP. Senin (10/7).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mendeteksi penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Yonif Raider 323/BP ini sebagai bukti komitmen Yonif 323/Buaya Putih dalam memerangi Narkoba, sekaligus memberikan pengetahuan tentang bahaya Narkoba melalui sosialisasi yang disampaikan narasumber dari BNN Kab. Camis, Rachman Haerudin, S.Sos. dengan judul materi "Peran Serta Masyarakat Dalam Menyikapi Darurat Narkoba".

Menurut Komandan Batalyon Infanteri Raider 323/ Buaya Putih Kostrad, Letnan Kolonel Inf. Agus Jovan Latuconsina, M.Si. Han., didampingi Pasi 2 Ops, Lettu Inf. Ilham Panji Akbar dan Dansi Intel Serma Junaedi, bahwa pihaknya berinisiatif melaksanakan kegiatan tes urine dengan harapan bisa melaksanakannya secara terjadwal. "Mudah-mudahan kita bisa menjadwalnya, baik sebulan sekali atau tiga bulan sekali, tujuannya kita ingin menciptakan Batalyon ini khususnya dan secara umum dilingkup TNI AD untuk menjadi lingkungan yang bebas Narkoba", katanya.

Ditegaskan Danyon, jika dilaksanakan tes urine baik itu terjadwal atau secara Sidak, diharapkan orang-orang yang memang terjaring bisa diselidiki lebih janjut keterkaitannya dengan Narkoba, apakah hanya sebatas pemakai atau sudah terlibat lebih dalam lagi sebagai pengedar. "Tentunya kalau sudah terbukti dengan hal ini tidak ada ampun, kita akan mendukung untuk proses sampai ia dipecat", tegas Danyonif Raider 323/BP

Dijelaskannya, secara prosedur hukum sudah punya tahapan-tahapan internal untuk menyelidiki terlebih dahulu, apabila ada anggota yang terindikasi menggunakan Narkoba dengan pihak Denpom atau Polisi Militer setempat, dan kalau memang ada indikasi sudah sampai terjerumus sebagai pengedar dengan jaringan-jaringan yang lebih luas, tentunya akan berkordinasi lebih lanjut dengan pihak kepolisian dan tentu juga akan menggandeng pihak BNN.

"Harapannya kita ingin menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dari Narkoba, sebagaimana diketahui, kejahatan Narkoba bukan termasuk kejahatan kecil, tetapi sudah merupakan kejahatan yang luar biasa. Oleh sebab itu penanganan masalah Narkoba harus dilakukan dengan tindakan-tindakan yang luar biasa pula", ujar Danyonif Raider 323/BP

Kasi Rehabilitasi yang juga Plt. Kasi Pemberantasan BNN Kab. Ciamis, Aris Nuryana,S.Sos., memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Batalyon Rider 323/BP dalam usaha Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan harapan nantinya pihak Batalyon sekaligus sebagai aparat negara juga dapat menunjukkan komitmen kepada masyarakat luas sebagai aparat yang setia pada negara dan bersih dari penyalahgunaan Narkoba.

"Apabila dari hasil tes ini ada yang terindikasi positif, tentunya nanti kami akan melihat positifnya dalam parameter apa, apakah memang murni dalam jenis Narkotika atau jenis obat-obatan lainnya, kami akan konfirmasi lebih lanjut dengan assesment dan apabila memang terindikasi positif kami kembalikan ke pihak Batalyon untuk bahan evaluasi dan pembinaan lebih lanjut kedepannya", kata Aris seraya mengakui, hal itu juga akan dijadikan bahan proses pengembangan lebih lanjut untuk mengetahui jenis yang dikonsumsi, darimana barang tersebut didapat.

Menurut Aris, mudah-mudahan kedepannya pihak Batalyon bisa bekerjasama yang lebih baik lagi dengan BNN dalam upaya P4GN terhadap anggota atau pun lingkungan sekitar masyarakat dan keluarga. Karena masalah Narkoba tidak hanya bisa ditangani oleh BNN sendiri tetapi memerlukan peran serta seluruh komponen masyarakat. (Pen)