Rabu, 05 Juli 2017 - 14:02:08 WIB

Nekat Satroni Rumah Kopaska, Perampok Tewas Dihakimi Warga

Penulis : Redaksi
Kategori: METROPOLITAN - Dibaca: 212 kali


Raja- Nekat menyatroni rumah seorang anggota Kopaska di Simorejo, Simomulyo, Surabaya, Rabu (5/7) dini hari, gerombolan perampok berjumlah tiga orang akhirnya harus lari tunggang langgang. Seorang diantaranya bahkan terpaksa kehilangan nyawa.

Berbekal sebuah pistol, senjata tajam dan jimat batu akik, tiga orang perampok nekat ini mengincar sepeda motor yang terparkir di halaman rumah anggota pasukan khusus TNI AL tersebut.

Namun rupanya sang tuan rumah, Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo mendengar aksi mereka. Ia pun mengintip, dan melihat tiga orang tersebut tengah memindahkan sepeda motor miliknya. Melihat aksi ini, Tunggul lalu berteriak "maling...maling" sambil berlari naik ke lantai 2 rumahnya dan melihat 3 orang pencuri mengacungkan senjata tajam dan pistol ke arahnya.

Merasa terancam jiwanya dan untuk mempertahankan harta bendanya, Tunggul melepaskan tembakan peringatan sebanyak 3 (tiga) kali. Mendengar tembakan peringatan, salah satu pencuri membalas melepaskan tembakan ke arah Mayor Tunggul menggunakan senjata api sehingga terjadi tembak menembak, sedangkan satu orang pencurian lainya mengcung-acungkan senjata tajam jenis parang.

Beberapa saat kemudian warga mulai brrdatangan, para pencuripun berlari meninggalkan pekarangan rumah dan meninggalkan sepeda motor milik Tunggul di pinggir jalan. Lalu sekitar jarak 200 meter kemudian, salah satu pencuri (Mr X) terjatuh, yang lalu dikeroyok warga hingga tewas, sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran.

Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) Letkol Laut (PM) Khoirul Fuad, S.H. mengatakan, kasus tersebut kini tengah ditangani dan ditindaklanjuti oleh Pomal Lantamal V dan Polsek Sukomanunggal, Surabaya.

Dari kejadian tersebut, di TKP didapati kerugian berupa kunci pintu pagar (gembok) mengalami kerusakan, satu orang pencuri atas nama Mr X dinyatakan tewas di sekitar kejadian. Untuk barang bukti saat ini berada di Polsek Sukomanunggal terdiri dari satu unit sepeda motor Beat Nopol L 3605 WM milik Mayor Unggul, satu unit sepeda motor vario warna hitam Nopol N 6536 HHG milik pelaku pencurian, senjata api (soft gun) merek U.S. Property beserta sepuluh butir gotri, satu buah senjata tajam jenis parang merk Martindale, kunci T milik pelaku, stnk honda vario nopol L 5672 QE, beberapa barang milik pelaku pencurian (batu akik, mata uang negara singapura dan malaysia).

Sementaa mayat salah seorang pelaku dan barang bukti saat ini berada di Polsek Sukomanunggal, Surabaya dan saat ini masih menunggu tim INAVIS Polda Jatim. (bud)