Senin, 19 Juni 2017 - 04:06:36 WIB

Harga Daging Stabil, KPPU Apresiasi Kerja Semua Stakeholder

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 192 kali


Raja- Berdasar pantauan yang dilakukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sejak sebelum ramadhan hingga H-7 Idul Fitri, harga daging di sejumlah pasar tradisional maupun ritel modern, relatif stabil dan tidak ada gejolak.

"Satu minggu sebelum puasa sampai hari ini praktis pasar pangan relatif stabil. Bahkan ada beberapa deflasi. Untuk daging, ini untuk pertama kalinya tidak terjadi gejolak harga. Itu kesimpulan setelah 23 hari ramadhan", kata Ketua KPPU M. Syarkawi Rauf saat diskusi dan buka bersama di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (18/6).

Syarkawi menuturkan, pernyataan ini didasar atas hasil sidak yang dilakukan KPPU bersama Satgas Pangan Mabes Polri, Kemendag dan Kementan yang melakukan pantauan daging sejak dari feedloter, RPH hingga pasar.

"Terbangunnya pasar yang kondusif selama ramadhan ini juga menjadi bukti bahwa setting kebijakan (impor sapi bakalan dan HET daging) sejauh ini efektif", ujarnya.

Syarkawi memaparkan, berdasar pantauan pasar, daging sapi segar dijual stabil pada harga sekitar Rp 120 ribu, daging beku Rp 80 ribu, dan daging kerbau diharga Rp 65 ribu.

"Keterangan yang kami dapat dari para feedloter, mereka bisa memasok berapapun. Jadi tidak ada alasan bagi konsumen untuk dipaksa membeli dengan harga tinggi", tegasnya.

Syarkawi menyatakan sangat mengapresiasi kerja feedloter, RPH hingga retailer yang bisa menjaga kestabilan harga daging.

"Saya himbau mereka mempertahankan situasi ini sampai jelang bahkan setelah lebaran. Terlebih jelang lebaran yang diperkirakan permintaan daging sapi akan mencapai 630 hingga 650 ekor perhari", pungkas Syarkawi. (Bud)