Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:53:13 WIB

Menko PMK Sebut Akan Ada Sertifikasi Guru SMK

Penulis : Redaksi
Kategori: DIDAKTIKA - Dibaca: 494 kali


Raja- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) serta jajarannya atas peluncuran program revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruang (SMK).

Dengan program revitalisasi ini, diyakini Menko PMK akan ada link and match atau sinergi diantara sekolah dengan dunia industri dan usaha.

"Saat ini, data yang ada mengatakan bahwa 63% tenaga kerja Indonesia itu berpendidikan SMP ke bawah", kata Puan saat menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan meluncurkan Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di halaman Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/5) pagi.

Diingatkan Menko PMK, bahwa kompetensi SDM sangat berperan dalam kemajuan ekonomi atau kemajuan bangsa ke depan. Karena itu, lulusan SMK yang berkualitas harus ditunjang dengan peningkatan kualitas guru atau pendidik.

Meski demikian, Puan mengakui bahwa saat ini Indonesia kekurangan guru yang bisa mendukung program kejuruan dari SMK. Karena itu, lanjut Puan, akan ada sertifikasi guru untuk peningkatan kualitas guru dan pengadaan guru teknis untuk mengakomodasi program revitalisasi SMK ini.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK juga meminta maaf atas ketidakhadiran Presiden dalam acara pagi ini, "Kami diminta mewakili Bapak Presiden yang sebenarnya ingin hadir pada kesempatan yang baik ini, namun karena ada yang penting yang beliau harus lakukan di Jakarta kemudian beliau menugaskan kepada kami untuk bisa hadir ke Kota Solo ini", tandasnya. (set).