Minggu, 21 Mei 2017 - 02:01:21 WIB

Alfamidi Dukung Penjualan Album Kompilasi "Hits Religi Terbaik 2017"

Penulis : Redaksi
Kategori: MUSIK DAN FILM - Dibaca: 717 kali


Raja- Jelang Ramadhan 1438 H, PT. Midi Utama Indonesia Tbk. (Alfamidi) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung perkembangan industry music tanah air. Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk kolaborasi bersama label Trinity Optima Production (Trinity) dan PT Sinergi Karya Optima (SKO), dalam produksi dan penjualan Album Kompilasi "Hits Religi Terbaik 2017". Produksi dilakukan oleh Trinity dan SKO, sementara penjualan dilakukan melalui Alfamidi store yang tersebar di seluruh Indonesia.

GM Marketing Alfamidi, Rini Hestrinalia mengatakan, kerjasama ini sebenarnya sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Selain untuk memudahkan masyarakat mendapatkan CD original di sekitar tempat tinggal, juga untuk mempersempit ruang gerak peredaran CD bajakan.

"Tiga tahun ini kita coba konsisten dalam kerjasama dengan SKO. Visinya kan bagus sejkali, bagaimana memberikan akses masyarakat untuk mendapatkan CD original secara mudah, di dekat rumah. Karena itulah mereka pilih kita. Kekuatan kita dijaringan outlet yang 1350 an di seluruh Indonesia. Selain untuk memerangi pembajakan juga", kata Rini disela-sela peluncuran Album Kompilasi "Hits Religi Terbaik 2017" di kawasan Blok-M, Jakarta, Jumat (19/5).

"Ini sudah CD album ke 12 dengan SKO, dan kebetulan saat ini CD album religi. So far selama ini penjualan kita lumayan. Bahkan yang terakhir dengan artis yang lain (Opik) kita raih double Platinum", sambung Rini.

Album religi "Album DVD Karaoke Hits Religi 2017" ini berisikan sebelas lagu, yakni, "Bila Tiba" (Ungu/Single OST Sang Kiai), "Dia Maha Sempurna" (Ungu/2009), "Kebesaranmu" (ST12/2009), "Sholat" (Setia Band/2014), "Andai Ku Tahu" (Noura/2014), "Pahami Ramadhan" dan "Assalamualaikum" (Gamma1/2014), "Ampuni Dosaku" dan "Marhaban Ya Ramadhan" (D Bagindas/2010-2011). Dan dua lagu anyar berjudul "Hanya Sementara" (Noura) dan "Buka Mata Hati" (Lesti).

Rini menuturkan, untuk strategi pemasaran, pihaknya sudah menyiapkan "srtategi penjualan 360 derajat", yakni selain melalui store, juga memanfaatkan semua media promosi, baik radio, display, hingga program visit store (meet and greet) dengan para artis. "Kita juga akan bikin kompetisi antar toko untuk tawarkan album-album kita. Dari pengalaman kita, saat visit store (meet and greet), itu antusias masyarakat sangat besar, fans yang hadir bisa dari mana-mana yang jauh sekalipun. Dan biasanya ratusan CD bisa terjual, karena mereka bisa membeli sambil mendapatkan tandatangan penyanyinya", papar Rini.

Rini mengaku sangat optimis, Album Kompilasi "Hits Religi Terbaik 2017" yang sudah mulai dipromo ini, akan mendulang sukses seperti penjualan album religi sebelumnya (Opik). "Tahun ini kita optimis. Karena tidak dapat dipungkiri, yang namanya album religi itu, meski nuansanya sudah muslim banget, tapi orang carinya tetap bulan Ramadhan", ujarnya.

Rini juga tidak mempersoalkan waktu penjualan yang terbatas bagi album-album religi. Sebab pengalaman tahun-tahun sebelumnya, dimana Alfamidi dapat memasarkan Opik, dengan penjualan sangat tinggi selama bulan Ramadhan.

"Memang baru datang ke gudang kami (barang/CD-nya). Kita butuh waktu sedikit untuk mendistribusikannya. Tapi saya sangat optimis. Apalagi ditambah ada Lesti. Jadi orang bisa tambah tertarik untuk datang ke toko kita untuk cari CD album ini. Apalagi artisnya komitmen untuk fully support. Mereka akan satu paket, penjualan dan visit store, aktivitas social medianya juga, dan mempromosikan juga dalam setiap kegiatan mereka, seperti "Jangan lupa beli CD nya di Alfamidi ya.....", pungkas Rini.

Di tempat yang sama, sebelumnya Marketing Director Trinity, Rizki Utami mengatakan, kolaborasi dengan Alfamidi dipandang sangat penting mengingat saat ini outlet penjualan fisik album yang sangat terbatas. "Dengan ini maka bisa didapatkan dimana-mana. Masih ada outlet yang jual original. Dan untuk tahap awal kita produksi 20 ribu keeping CD. Diharap bisa habis dalam waktu dekat", harapnya.

Hal yang sama disampaikan Direktur SKO, Pradana Suganda, "Kita berusaha untuk selalu bersinergi. Ini akan jadi tempat untuk musikus Indonesia untuk berkreasi, ditengah sedang lesunya penjualan fisik", tandasnya. (Bud)