Minggu, 20 Desember 2015 - 11:40:15 WIB

Prajurit TNI AL Berhasil Bebaskan Sandera dari Teroris

Penulis : Redaksi
Kategori: LIPUTAN EKSLUSIF - Dibaca: 1142 kali


Raja.com-- Sekitar 75 prajurit TNI Angkatan Laut berhasil membebaskan seorang Kapten Kapal yang disandera oleh para teroris di gedung Pelni, Kemayoran, Jakarta, Minggu (20/12) pagi.

Dalam operasi pembebasan sandera tersebut, prajurit Detasemen Jalanangkara (Denjaka) berhasil melumpuhkan para teroris tanpa melukai sandera.

Namun ternyata selain melakukan penyanderaan Kapten Kapal di gedung Pelni, para teroris juga melakukan penyanderaan para Kru di atas kapal Super Tanker di Muara Baru.

TNI AL pun mengirimkan Pasukan Katak untuk melakukan penyergapan dan pembebasan sandera di Kapal Super Tanker di Muara Baru tersebut.

75 personil yang melakukan aksi pembebasan sandera tersebut berasal dari intelijen 20 orang, Denjaka 9 prajurit, Kopaska 9 prajurit, Intai Ampibi Marinir 9 personil, dan 28 personil lainnya.

"Simulasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme SDM personel intelijen guna menghadapi tantangan yang semakin kompleks", kata komandan latihan pembebasan sandera Kolonel Dedi Kalimana, disela-sela simulasi "Operasi Intelijen Kontra Terorisme". (Pembajakan Kapal dan penyanderaan) di gedung Peli Kemyoran, Jakarta, Minggu (20/12).

Dedi memaparkan Latihan Operasi Senyap Intelijen Terpadu ini sudah dilakukan sejk 15 Desember lalu di Mega Mendung Bogor, dalam bentuk pembekalan dan latihan parsial. "Puncaknya hari ini Minggu 20/12)", ujarnya.

Dedi menjelaskan, latihan ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi berbgai kemungkinan yng terburuk dimasa depan. "Intelijen TNI AL bersama Pasukan Khusus AL terus meningkatkan kemampuan dan sinerjitas. Dengan latihan Intelijen Terpadu ini setiap saat siap dan mampu menjalankan misi-misi khusus untuk kepentingan bangsa dan negara", pungkas Dedi. (Bud/Pur)