Sabtu, 16 November 2013 - 13:30:25 WIB

Konser New AFI 2013, kontestan Prima, Juri Kesulitan Eliminasi

Penulis : Redaksi
Kategori: INFOTAINMENT - Dibaca: 420 kali


Raja.com-- Proses eliminasi terhadap 12 Kontestan yang tampil dalam Konser Eliminasi New AFI 2013, "Be Next Superstar", berlangsung sangat berat. Bahkan Juri yang terdiri dari Maya Estianti, Tri Utami (Iin) dan Piyu, harus meminta tambahan waktu untuk memilih satu dari tiga buttom tree yakni, Nova, Icha atau Eva yang harus tereliminasi.

Juri dengan berat akhirnya mengeliminasi Icha, yang malam itu memang tampil sedikit kurang fresh.

"Juri akhirnya harus memilih. Menjadi dilema bagi juri harus mengeliminasi satu peserta karena mereka semua tampil sangat baik. Dengan berat juri harus mengeliminasi Icha", kata Iin mewakili juri lainnya di Studio5 Indosiar, Jumat (15/11) malam.

Icha yang asal Bandung, dinilai banyak melakukan kesalahan malam itu. Meski secara keseluruhan juga tampil memukau. "Tidak terlihat progress yang baik dalam tiga pekan ini", kata Maya. "Terlalu datar, intonasi beberapa hilang, karena cara bernafas yg kurang benar", tambah Piyu.

Sedangkan Eva asal Semarang dapat penilaian, "Artikulasi harus diperbaiki", kata Iin. "Kontrol emosi dan suara sudah baik", ujar Piyu. "Kontrol emosinya harus diperbaiki", kata Maya.

Sementara Nova yang tampil sebagai pembuka, tampil memukau dan mendapat sambutan riuh penonton. "Kamu sangat memukau malam ini", kata Piyu. "Tapi ekspresinya gak sesuai dengan lagu", tambah Iin.

Tampil lainnya yakni, Wawan (Makassar), Sabil (Jakarta), Adit (Yogyakarta), Kevin (Surabaya), Iwan (Medan), Stefany (Jakarta), Rey (Bandung), Yuda (Semarang), Intan (Jakarta).

Wawan dengan suara yang khas berat, "kontrol emosinya membaik" kata Iin. "Kontrol suara ada sedikit fals", kata Maya. "Membawakan gaya sama seperti penyanyii aslinya. Harusnya gaya sendiri. Kurang terkesan malam ini. Kedepan saya harap tampil dengan gaya sendiri", tambah Piyu.

Sabil tampil sebagai kontestan ke tiga. "Entertain sejati. Komunikatif dengan penonton. Tapi, kamu harus tetap kontrol suara sama emosi kamu. Meski tampil memukau harus tetap memperhatikan suara", ujar Maya. "Seorang entertainer, ketika dia menyanyi, sudah menyelesaikan seluruh persoalan. Main nya adalah lagu. Setelah itu baru gaya, komunikatif dengan penonton. Jangan dibalik", kata Iin.

Adit asal Yogjakarta. "Ada sedikit fals ditengah. Improvisasi nya baik, cuma ada sedikit yang gak pas", kata Iin. "Malam ini saya sangat menikmati penampilan kamu. Ada sedikit slip. Tapi malam ini tampil bagus", tambah Piyu.

Kevin, asal Surabaya, "sangat baik" kata Piyu. "Kontrol suara dan gaya sejalan", kata Maya. "Akibat koreografi kayaknya konsentrasinya terbelah, tapi tetap baik", kata Iin.

Iwan, asal Medan, "kontrol emosi harus diperbaiki", kata Iin. "Meski kontrol suara kurang, tapi penampilan kamu baik", kata Piyu. "Tapi belum ada kemajuan", imbuh Maya.

Sedangkan Stefany asal Jakarta dinilai banyak kesalahan. "Banyak yang loss", kata Iin dan Piyu.

Rey asal Bandung. "Sudah baik dapat menyatu dengan panggung", kata Maya. "Harus lebih bisa komunikatif dengan penonton. Namun suara belum berkesan", kata Piyu.

Sementara Yuda, asal Semarang dinilai sangat baik. "Baik sekali kali ini", kata Iin. "Kamu the best malam ini", kata Piyu. "Malam ini sempurna", tambah Maya.

Tampil memukau juga, Intan asal Jakarta. "Progress kamu makin bagus. Untuk industri sangat masuk", kata Maya. "Sangat bagus", kata Iin. (BUD/PUR)