Selasa, 09 Juli 2019 - 21:23:57 WIB

Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Penulis : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 282 kali


Sebagai upaya mendukung kelestarian lingkungan hidup, Ketua Daerah Jalasenastri Armada (KDJA) II Ny. Dien Mintoro Yulianto, ikut berpartisipasi dalam acara penanaman 5.000 bibit Mangrove oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja, bertempat di Dusun Bahak, Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Pantai Bahak Kabupaten Probolinggo, Selasa (09/07/2019).

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa yg dipimpin oleh Kh. Abdul Hamid, dan dilanjutkan dengan laporan Kepala Balai Besar Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Hutan Lindung Probolinggo Supriono S.p, M.M.,  yang menjelaskan bahwa perihal latar belakang dari kegiatan ini adalah keberadaan ekosistem mangrove di Indonesia yang saat ini ada pada kondisi memprihatinkan. Hal ini disebabkan karena pemanfaaatan yang berlebihan oleh masyarakat terhadap mangrove itu sendiri,

Adapun kegiatan penanaman mangrove ini dilaksanakan secara serentak di dua belas (12) Propinsi yang terpusat di Manado, dimana wilayah Jawa Timur yang ditempatkan di Kabupaten Probolinggo ikut menjadi salah satu peserta.

Sementara itu selain 5.000 bibit mangrove yang ditanam, Ketua DJA II Ny. Dien Mintoro Yulianto juga ikut membagikan secara simbolis  2.500 bibit pohon buah-buahan lokal kepada penduduk desa setempat. Adapun pohon buah-buahan lokal yang dibagikan yakni Jambu Biji, Alpokat, dan Mangga.

Ikut hadir dalam kegiatan penanaman mangrove yakni Drs H.M Siddik Wijanarko M.M (Assisten Administrasi Perekonomian dan pembangunan), Ir. H. Ahmad Hayim Ashari M.M (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Probolinggo), Supriono S.p, M.M (Kepala Balai Besar Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Hutan Lindung).

Para Forkopimda Kec.Tongas, Kab Probolinggo, Anggota Komunitas Laskar Hijau, Anggota Saka Kalpataru, Anggota Komunitas ProCinema(Probolinggo Cinema Mandiri), Anggota Komunitas PokDarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kota Probolinggo dan anggota masyarakat sekitar.